Kesehatan

232 Ibu Hamil Penyintas Banjir di Bireuen Dapat Pemeriksaan Gratis dari POGI Aceh

IMG-20260211-WA0097
Ukuran Font
A A 100%

BIREUEN – Sebanyak 232 ibu hamil (bumil) penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi Aceh.

Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua POGI Aceh, dr. Purnama Setia Budi, Sp.Og., dan bekerja sama dengan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Aceh.

Pemeriksaan dilaksanakan di lima titik wilayah terdampak bencana.
Adapun lokasi kegiatan meliputi Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan; Gampong Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan; Alue Kuta, Kecamatan Jangka; serta Desa Tingkeum Manyang, Kecamatan Kuta Blang.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian tenaga medis untuk memastikan kesehatan ibu dan janin tetap terjaga di tengah kondisi pascabencana,” ujar dr. Purnama Setia Budi, Senin (9/2/2026).

Selain pemeriksaan kehamilan, para ibu hamil juga menerima vitamin dan obat-obatan secara gratis. Menurutnya, metode “jemput bola” dilakukan karena masih banyak ibu hamil yang belum terlayani akibat dampak bencana.

“Khusus para penyintas, kami menjemput bola. Harapannya, upaya ini dapat menekan risiko stunting serta mencegah kematian ibu dan anak,” jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim medis juga menemukan satu pasien dengan riwayat dua kali operasi yang harus segera mendapatkan tindakan medis karena mengalami nyeri hebat, sementara usia kehamilannya telah memasuki 39 minggu. Pasien tersebut kemudian menjalani operasi persalinan.

“Alhamdulillah, operasi berjalan lancar,” kata dr. Purnama.

Pascaoperasi, POGI Aceh turut memberikan bantuan berupa popok dan perlengkapan kebutuhan persalinan kepada ibu tersebut.

Ke depan, program pemeriksaan ibu hamil gratis ini direncanakan akan diperluas ke Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara di Kabupaten Bireuen, kegiatan serupa akan menjangkau Kecamatan Juli, Jeumpa, Gandapura, Makmur, dan Peudada dengan sistem pelayanan terpusat di satu lokasi.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari IPeKB yang memiliki jaringan penyuluh di setiap desa, sehingga membantu dalam pendataan serta mobilisasi peserta.

Melalui kegiatan ini, POGI Aceh berharap pelayanan kesehatan ibu hamil dapat menjadi bagian dari upaya menyelamatkan generasi masa depan melalui peningkatan kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan.