News

Mendagri Beri Apresiasi Kepada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat

IMG-20260707-WA0086
Ukuran Font
A A 100%

Mendagri Tito Karnavian bersama warga saat meninjau jalan Enang-Enang, di Kabupaten Bener Meriah.

Redelong–Mendagri Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada warga yang dimotori oleh Syahrial, yang telah berswadaya memperbaiki jalan Enang-Enang yang rusak parah akibat diterjang banjir dan tanah longsor pada akhir November tahun lalu.

Pria asal Sumatera Selatan tersebut mengatakan setelah berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, dirinya dapat memaklumi mengapa warga bersikeras jalan Enang-Enang dikerjakan secara swadaya.

“Dari komunikasi saya dan tokoh masyarakat, mereka menyampaikan bahwa jalur alternatif sangat jauh dan menyebabkan naiknya pengeluaran warga, “ kata Tito Karnavian, Selasa, 7 Juli 2026, di Pendopo Bupati Bener Meriah, dalam rapat koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Kabur Bener Meriah, yang dihadiri oleh Kaposko Wilayah PRR Dr. Safrizal dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

Tito yang merupakan Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, dalam pertemuan di Pendopo dengan forkopimda dan tokoh masyarakat Bener Meriah, menyebutkan Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) akan memperkuat struktur jembatan Enang-Enang yang rusak akibat banjir.

Mendagri memberikan apresiasi kepada Syahrial, sebagai motivasi untuk mempermudah arus transportasi untuk warga di sana.

Bila tidak ada aral melintang, pada Kamis, 8 Juli, Menteri PU akan turun ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan dan jalan secara langsung di Tajuk Enang-Enang.

Sebagai bentuk kewaspadaan, ruas Enang-Enang hanya boleh dilintasi sepeda motor, pejalan kaki, dan kendaraan roda empat. Sedangkan untuk roda enam ke atas, dilarang melintas, demi menghindari hal-hal yang tak perlu terjadi.

Plt Kepala Badan Pelaksana Jalan dan Jembatan (BPJN) Satker Wilayah Aceh, Ir. Zulkarnaini dalam kesempatan itu menjelaskan saat ini pihak Kementerian PU sudah memasang besi penyangga di bawah jembatan, untuk memperkuat struktur. Selain itu juga akan dipasang beton siclock untuk memperkuat jembatan eksisting lama.

Dalam paparannya Ir. Zulkarnain mengatakan di jalan alternatif Werlah-Simpang Lancang, pemerintah akan membangun sejumlah jembatan, termasuk jembatan besar yang panjangnya 400 meter. Sesuai dengan perhitungan teknik, jembatan yang akan dibangun tersebut akan menyerap anggaran Rp700 miliar. Jembatan tersebut akan mulai dibangun pada tahun 2027.

Setelah rapat koordinasi selesai, Mendagri Tito Karnavian didampingi Oleh Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, Plt Kepala BPJN Aceh Ir. Zulkarnain, meninjau lokasi Enang-Enang. Di bawah guyuran hujan lebat, Tito, Safrizal dan rombongan, bertemu Syahrial dan sejumlah warga yang berada di lokasi.

Dalam pertemuan singkat itu Mendagri memberikan apresiasi langsung kepada Syahrial yang telah melakukan langkah untuk mempermudah arus transportasi untuk warga di sana.

Mendagri mengatakan pemerintah akan segera membenahi jembatan tersebut supaya aman dilintasi oleh warga yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.