Olahraga

Zulkasmi Dorong Pemko Banda Aceh Bangun Fasilitas Olahraga Khusus Lansia untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

19
Ukuran Font
A A 100%

BANDA ACEH – Anggota DPRK Banda Aceh, Zulkasmi, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh lebih serius menyediakan sarana olahraga khusus bagi warga lanjut usia (lansia). Langkah ini dianggap krusial seiring bertambahnya jumlah lansia setiap tahun dan kebutuhan mereka untuk tetap sehat, aktif, serta produktif.

“Jumlah lansia terus meningkat berdasarkan data kependudukan dan penelitian. Pemerintah harus menyiapkan ruang aktivitas yang aman dan nyaman agar lansia tetap sehat, bugar, dan produktif di usia senja,” kata Zulkasmi, Senin (2/2/2025).

Politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Keuchik Dun ini menekankan bahwa banyak lansia di Banda Aceh masih memiliki semangat beraktivitas, tetapi keterbatasan sarana olahraga menjadi kendala. Ia menyarankan Pemko menghadirkan fasilitas seperti taman lansia, jalur jalan kaki khusus, alat olahraga ringan, serta ruang senam lansia di setiap kecamatan.

“Fasilitas olahraga bukan sekadar untuk bergerak, tetapi juga menjadi ruang sosial bagi lansia berinteraksi, menjaga kesehatan mental, dan memperkuat hubungan komunitas,” jelasnya.

Zulkasmi menilai, pembangunan sarana olahraga lansia sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup warga serta menekan risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung pada kelompok usia lanjut.

Ia juga mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Kesehatan Banda Aceh bekerja sama dengan Puskesmas dan kader kesehatan di gampong untuk merancang program olahraga rutin yang sesuai dengan kemampuan fisik lansia.

“Pemko harus hadir dengan kebijakan yang benar-benar berpihak pada lansia. Mereka adalah orang tua yang telah berjasa membangun kota ini. Memberikan fasilitas olahraga yang memadai adalah bentuk penghargaan dan kepedulian kita,” tegas Zulkasmi.

Menurutnya, Banda Aceh memiliki potensi menjadi kota ramah lansia jika fasilitas publik dirancang inklusif dan mempertimbangkan kebutuhan semua kelompok usia. Dengan sarana yang memadai, lansia dapat tetap sehat, bahagia, dan mandiri, sehingga menjadi investasi sosial jangka panjang bagi kota.

“Fasilitas olahraga bagi lansia bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi kesehatan dan kebahagiaan warga. Dengan dukungan pemerintah, kita bisa menciptakan lansia yang aktif, sejahtera, dan tetap berkontribusi bagi masyarakat,” tutup Zulkasmi, anggota DPRK Banda Aceh Dapil Kecamatan Syiah Kuala dan Ulee Kareng. [adv]