BERITAACEH, Banda Aceh | Masyarakat Kota Banda Aceh harus berkolaborasi dengan apparat kepolisian untuk memberantas kriminalitas. Belakangan ini diketahui, adanya sejumlah kasus kejahatan yang melibatkan anak muda, perilaku generasi muda yang secara terang-terangan melakukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Peran masyarakat untuk menjaga lingkungan diperlukan agar terciptanya kondisi aman. Tentunya ini harus berkolaborasi dengan masyarakat Banda Aceh untuk mendukung kinerja aparat kepolisian dalam penegakan hukum,” kata Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Isnaini Husda Isnaini, Rabu, (31/1/20240.
Dia menegaskan, aksi kriminalitas yang terjadi di ibukota provinsi Aceh beberapa waktu lalu, tidak ada hubungannya dengan Pemilu 2024. Seperti kasus pembacokan terhadap dua pemuda di Benk Kupi, Lamgugob, Syiah Kuala, Banda Aceh pada Minggu dini hari, 21 Januari 2024.
Terbaru, kasus pembunuhan di Aceh Besar yang pelakunya berinisial MRV (20) dan korban Fajarullah (25), juga masih kategori remaja. Kasus ini terjadi pada Senin dini hari, 29 Januari 2024.
“Ada beberapa kejadian dan gangguan keamanan itu tidak ada hubungannya dengan pesta demokrasi atau Pemilu,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi Banda Aceh jelang pemungutan suara atau Pemilu pada 14 Februari, masih tetap kondusif. Masyarakat diimbau tak perlu khawatir dalam beraktivitas.
“Terkait dengan Pemilu saya kira Banda Aceh masih kondusif,” tutur politikus Partai Demokrat ini.
Disamping itu, Isnaini juga mengapresiasi gerak cepat aparat penegak hukum dalam hal ini Polresta Banda Aceh yang menangani beragam gangguan keamanan selama ini.
“Kita memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian khususnya Polresta Banda Aceh yang cepat menangani setiap kasus-kasus yang terjadi di Kota Banda Aceh,” ujar dia.
Dia menambahkan, keterlibatan masyarakat ikut membantu kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Banda Aceh.
“(Kriminalitas dan geng motor di Banda Aceh) iya termasuk itu kita juga apresiasi gerak cepat dari pihak kepolisian,” kata Isnaini. [Advertorial]
















