Biadab, Pemilik Ponpes Diagara Diduga Cabuli 8 Santri

BERITAACEH, Kutacane| Oknum Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Aceh Tenggara, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 8 santriwati yang sedang menuntut ilmu di Ponpes tersebut.

Pelaku diketahui AF (41), menurut penuturan salah satu orang tua korban M Yusuf (37) kejadian menimpa anak mereka terungkap pada Sabtu (26/8/2023) sekitar pukul 20:13wib. Dimana saat itu anak mereka mengeluh tidak lagi mau belajar di pesantren tersebut.

“Anak saya bercerita pada bibik nya saat bibik nya membesuk anak saya ke pesantren tersebut,” sebut M Yusuf kepada media, Minggu (27/8).

Masih menurut Yusuf, modus Pimpinan pondok pesantren melakukan pelecehan pada saat menggelar pengajian umum, lalu di lanjutkan pengajian khusus tentang letak posisi hati dan jantung. Namun dalam pengajian khusus itu pelaku membuka satu persatu kancing baju anak korban dan menunjukkan letak duduk jantung pada manusia.

“Pelecehan dilakukan berdalih menjelaskan letak hati dan jantung,dan tidak Sampai disitu saja anak saya juga disuruh masuk ke kamar mandi di ruangan pimpinan pondok pesantren,” sebutnya lagu saat dijumpai awak media di Polres Aceh Tenggara.

Bahkan saat ini sebanyak 8 orang tua diduga menjadi korban Pelecehan oknum Pimpinan Ponpes tengah membuat laporan ke Polres Aceh Tenggara.

Begitu juga Pimpinan Ponpes kini telah diamankan pihak kepolisian Polres Aceh Tenggara. Namun demikian hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum bisa dimintai keterangan. [Ngah Selian]