LHOKSUKON — Upaya mencetak generasi ulama muda yang kompeten dan berdaya saing kembali digelorakan. Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara resmi membuka Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-X, Rabu (29/4/2026), di Mitra Hotel.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Aceh Utara dan diikuti sebanyak 38 peserta dari berbagai latar belakang dayah dan pendidikan keislaman di wilayah tersebut.
Hadir dalam acara pembukaan sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MPU Aceh Utara , Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon yang akrab disapa Walidi, Anggota MPU , serta jajaran Forkopimda. Kapolres Aceh Utara turut memberikan dukungan melalui perwakilannya, Kasat Binmas AKP Supianto.
Program PKU merupakan agenda rutin tahunan MPU Aceh Utara yang dirancang sebagai wadah kaderisasi ulama. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pendalaman ilmu syariat Islam, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan menjawab dinamika sosial dan tantangan umat di era modern.
Dalam sambutannya, perwakilan Polres Aceh Utara AKP Supianto menyampaikan apresiasi atas konsistensi MPU dalam menyelenggarakan pendidikan kader ulama. Ia berharap, melalui program ini akan lahir ulama-ulama muda yang tidak hanya kuat dalam pemahaman agama, tetapi juga mampu menjadi figur penyejuk di tengah masyarakat.
“Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai moral, serta menjadi mitra dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Lebih jauh, PKU juga diarahkan untuk membentuk karakter ulama yang moderat, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Para peserta diharapkan mampu menjadi dai sekaligus pemimpin umat yang tidak hanya menguasai ilmu keislaman secara mendalam, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan sosial yang luas.
Kehadiran program ini dinilai penting di tengah perubahan sosial yang kian kompleks. Ulama muda dituntut tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan umat secara bijak dan konstruktif.
Dengan dimulainya PKU Angkatan ke-X ini, MPU Aceh Utara berharap lahir generasi ulama penerus yang mampu membawa dakwah Islam yang sejuk, moderat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini, sekaligus menjaga harmoni sosial di Bumi Pasee.
















