Headline

Ketua PERCASI Banda Aceh Tegaskan Perangkat Pertandingan Wajib Patuhi Regulasi Organisasi

IMG-20260607-WA0077
Ukuran Font
A A 100%

Banda Aceh – Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Banda Aceh, Hj. Efiyati, SE, mengingatkan seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas sesuai dengan regulasi dan ketentuan organisasi yang berlaku dalam setiap turnamen catur di wilayah Kota Banda Aceh.

Peringatan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet catur yang profesional dan berjenjang.

Efiyati menegaskan, PERCASI Kota Banda Aceh tidak akan ragu memberikan sanksi kepada perangkat pertandingan yang mengabaikan atau tidak menerapkan aturan organisasi dalam pelaksanaan turnamen.

“Kami mengingatkan seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas sesuai regulasi yang telah ditetapkan. Jika aturan tersebut tidak dijalankan, tentu akan ada sanksi sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku,” kata Efiyati dalam keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, pengawasan tidak hanya ditujukan kepada klub-klub peserta, tetapi juga mencakup seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan, mulai dari wasit, pengawas pertandingan, panitia pelaksana, hingga pihak lain yang memiliki tanggung jawab dalam jalannya kompetisi.

PERCASI Kota Banda Aceh, lanjutnya, akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi pada setiap turnamen catur yang berlangsung di Banda Aceh, khususnya kegiatan yang berada di bawah rekomendasi resmi organisasi.

Ia menilai perangkat pertandingan memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh aturan dapat diterapkan secara konsisten di lapangan sehingga kompetisi berlangsung adil, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami ingin regulasi ini benar-benar diterapkan, bukan hanya menjadi aturan di atas kertas. Perangkat pertandingan memiliki peran penting dalam memastikan setiap ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Efiyati juga mengharapkan seluruh klub yang berada di bawah naungan Pengurus Cabang PERCASI Kota Banda Aceh ikut berperan aktif mengawasi pelaksanaan regulasi serta menyosialisasikan aturan organisasi kepada para atlet dan peserta turnamen.

“Kami ingin pembinaan catur di Kota Banda Aceh berjalan secara berjenjang, profesional, dan berkelanjutan. Karena itu, seluruh pihak harus mematuhi regulasi yang telah ditetapkan demi kemajuan olahraga catur di Kota Banda Aceh,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banda Aceh, H. Heri Julius, S.Sos., MM, mengingatkan seluruh klub olahraga, baik yang berada di bawah PERCASI maupun cabang olahraga lainnya, agar selalu mengindahkan peraturan organisasi dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.

Menurut Heri Julius, setiap turnamen atau kejuaraan tingkat kota sebaiknya terlebih dahulu berkoordinasi dan memperoleh izin dari pengurus cabang olahraga terkait. Langkah tersebut penting untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai aturan serta mendapat pengawasan dan dukungan organisasi yang berwenang.

“Setiap kegiatan turnamen tingkat kota hendaknya mendapat izin dari pengurus cabang olahraga masing-masing. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai regulasi organisasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara kelembagaan,” kata Heri Julius.