Olahraga

Cetak Rekor Cabor Muaythai Aceh Raih 3 Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024

munthai 2
Ukuran Font
A A 100%

BERITAACEH, Meulaboh | Kontingen Muaythai Aceh berhasil mencetak rekor di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 meraih tiga medali emas dan menjadi juara umum dalam cabang ini. Pencapaian ini hasil kerja keras para atlet dan tim pelatih.

“Kami berhasil meraih tiga medali emas, satu medali perak, dan empat medali perunggu di Muaythai PON 2024. Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan dan sesuai dengan target yang kami tetapkan,” ujarnya, Ketua Pengprov Muaythai Aceh, Dahlan Djamaluddin, pada Rabu (11/9/2024)

Dahlan Jamaluddin menjelaskan, Ketiga medali emas yang diraih Aceh dipersembahkan oleh atlet-atlet yang tampil menonjol di nomor-nomor final. Rifandi Saputra Sinaga, salah satu atlet unggulan Aceh, meraih medali emas pertama di nomor elite 54 kg putra setelah mengalahkan Tommy Bagus dari Jawa Timur.

Sementara itu, medali emas kedua berhasil diraih oleh Antonia Bui Ola yang tampil menawan dalam pertandingan elite kelas 60 kg putri, mengalahkan Annisa Nur Rahmaniyah.

Selain dua medali emas di nomor-nomor pertandingan, Aceh juga meraih medali emas dalam muaythai seni aerobik yang dipersembahkan oleh Zulfahmi, atlet asal Pidie.

“Keberhasilan ini menunjukkan kekuatan dan keunggulan Aceh dalam berbagai kategori di Muaythai,” ungkapnya.

Dahlan Jamaluddin mengungkapkan, kemenagan Kontingen Muaythai Aceh di PON XXI Aceh Sumut, menjadi simbol kebangkitan olahraga Muaythai di Aceh. Sebagai tuan rumah, Aceh telah menunjukkan bahwa mereka memiliki atlet-atlet berbakat yang siap bersaing di level nasional.

“ Kontingen Muaythai Aceh mempersembahkan medali emas bagi Aceh, membuktikan bahwa Aceh bukan hanya tuan rumah yang baik, tetapi juga kompetitor yang kuat di arena olahraga,” tegasnya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi lebih banyak anak muda di Aceh untuk terjun ke dunia olahraga berprestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional.

“Muaythai Aceh mencetak sejarah sebagai salah satu atlet Muaythai terbaik di Aceh. Prestasinya di PON XXI tidak hanya menjadi kebanggaan rakyat Aceh,” paparnya.

Sementara itu, Ridwansyah, atlet Aceh lainnya, meraih medali perak setelah kalah di partai final nomor elite kelas 45 kg putra oleh Ferry Irawan dari NTB. Empat medali perunggu juga diraih oleh Wanda Ardiansyah (57 kg putra), Muchti Thamma (75 kg putra), Rahman Husin (67 kg putra), serta pasangan seni Aulia Rahman dan Aziz.

Pelatih Muaythai Aceh, Rafo, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Kami sangat bersyukur atas keberhasilan ini. Ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang telah kami lalui. Saya sudah 1,5 tahun melatih tim ini, dan pencapaian ini adalah buah dari kerja keras semua pihak. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Muaythai Aceh tidak hanya berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan, tetapi juga menunjukkan kemajuan signifikan dalam olahraga ini di tingkat nasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet dan tim olahraga lainnya di Aceh untuk terus berjuang dan berprestasi di event-event mendatang.