BERITAACEH, Aceh Besar | Salah seorang oknum Keuchik di Kabupaten Aceh Besar, berinisial IN, diduga melakukan penganianyaan terhadap Yusmadi Is (47) salah seorang warga Saney, Kecamatan Lhoong. Namun, kasus tersebut telah dilaporkan kepada Polsek Lhoong, berdasarkan bukti laporan LP .B /02/ v/ sektor Lhoong, tanggal 05 Mei 2023.
Kejadian itu berawal korban mendatangi salah satu warung kopi milik Hananan (45) di Desa Utamong, untuk minum kopi. Namun sesampai di warung tersebut, korban memesan kopi, setelah dipesan kopi, korban sempat berbicara dengan pemilik warung.
“Saya sempat bertanya kepada pemilik warung, entah kenapa gatal sekali tangan Saya, sambil mengangkat dan menunjukkan tangan cacatnya” Kata Yusmadi Is (47), selaku korban, Minggu, 7 Mei 2023.
Selanjutnya, IN yang duduk di kursi sebelah kanan beda kursi langsung menghampiri, dan mencekik leher langsung membela diri sehingga terjadi perkelahian.
“Saat terjadi perkelahian IN menjepit alat kelamin Saya, sedangkan tangan kanan IN berada di mulut Saya, sehingga Saya mengigit tangan IN untuk melepaskan jepitan tangan kirinya di kelamin Saya,” ungkapnya.
Setelah dilerai oleh warga pelaku IN sempat mengeluarkan kata-kata pengancaman, diulang sebanyak tiga kali, dengan nada “Kamu tiga hari lagi mati ya,” mengutip keterangan IN, sesuai pernyataan yang disampaikan oleh korban.
“Usai kejadian itu Saya membuat laporan ke Polsek Lhoong,” tegasnya.
Sementara pemilik warung Hananan (52) saksi kunci sebagai pemilik kedai, saat dihubungi beritaaceh.co.id, menerangkan kronologis dari kejadian tersebut di awali Yusmadi datang ke kedai kopinya untuk minum kopi.
Setelah memesan kopi, seraya menunjukan tangannya yang jari telunjuk dan jari kelinkingnya cacat kepada Hananan seraya berkata “Ntah kenapa gatal sekali tanggan saya, Na? Kemudian IN yang sudah ngopi duluan lalu beranjak dari tempat duduknya mencekik leher Yusmadi dengan kedua belah tangannya,” tuturnya.
Menurut saksi, dia tidak mengetahui kenapa terjadi pencekikan tersebut.
“Mungkin ada sentiment pribadi, sehingga saat bang Yusmadi mengatakan gatal tangan si IN tersinggung dan emosi,” jelasnya.
Sementera Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, melalui Kapolsek Lhoong, Ipda Nasril Rahmat membenarkan insiden tindak penganianyaan yang terjadi di warung Kopi Hananan, Desa Utamong, yang dilakukan oleh IN. Akibat kejadian tersebut korban melaporkan kejadian itu.
“Dalam perkara itu belum ada kejelasan. Apakah nanti kedua belah berdamai atau tidak, hingga saat ini belum ada kejelasan,” jelas Kapolsek.
Hingga berita ini ditayangkan Wartawan Beritaaceh.co.id belum berhasil mengkonfirmasi IN, untuk dimintai keterangan sesuai dengan pernyataan korban.




