News

Geusyik Aceh Utara Curhat ke Anggota DPRA Muhammad Raji Firdana, Terkait Pembangunan Insfrastruktur

20250224-bc8c5027-564d-4b59-b5b5-133e6cab744b
Ukuran Font
A A 100%

Aceh Utara – Keuchik Keude Geudong, M. Yusuf, Aceh Utara curhat ke Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Muhammad Raji Firdana, saat reses di Desa Asan, Kecamatan Samudera, Aceh Utara daerah pemilihan (DAPIL V), terkait pembangun insfrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, hingga penerangan lampu jalan.

“Kondisi jembatan yang rusak kerap membahayakan para pelintas. Selama ini kami kesulitan saat melintas. Jembatan yang rusak sering kali membahayakan warga. Kami berharap saudara Raji Firdana dapat memperjuangkan renovasi jembatan ini di tingkat provinsi,” ujarnya, Senin (24/02/2025).

Selain jembatan, warga juga mengeluhkan sistem irigasi yang rusak, yang berdampak pada hasil pertanian.

“Sudah beberapa tahun kami mengalami gagal tanam dan gagal panen karena irigasi yang menjadi sumber air sudah tidak berfungsi dengan baik. Kami mohon agar ini bisa menjadi perhatian khusus,” tambah M. Yusuf.

Selain itu, warga meminta pemasangan lampu penerangan jalan dan marka di sepanjang akses menuju Makam Sultan Malikussaleh untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Kami berharap ada pemasangan lampu jalan dan marka agar jalur menuju makam lebih aman bagi para pelintas,” ujar Mahlil, salah seorang warga.

Permintaan perbaikan juga datang dari warga Desa Murong, Kecamatan Samudera, yang meminta agar jembatan gantung di daerah mereka segera direnovasi.

“Batang titian sungai yang rusak ini belum pernah mendapatkan perhatian pemerintah. Kami berharap perbaikan segera dilakukan agar aktivitas warga lebih lancar,” kata salah satu warga setempat.

Selain infrastruktur, warga juga meminta dukungan untuk pengembangan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi kelompok usaha kecil dan ibu-ibu rumah tangga.

“Kami butuh pembinaan dan bantuan untuk kelompok usaha ekonomi kreatif agar bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” timpal seorang ibu-ibu dalam pertemuan tersebut.

Sementara Muhammad Raji Firdana Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, menegaskan bahwa semua masukan dari warga akan ditindaklanjuti. Ia berjanji memasukkan usulan-usulan tersebut ke dalam pokok pikiran (pokir) pada APBA 2025 agar bisa diproses lebih lanjut oleh pemerintah daerah.

“Saya akan memperjuangkan aspirasi ini di tingkat provinsi dan memastikan bahwa masyarakat mendapatkan perhatian yang layak. Mari kita terus berkolaborasi untuk membangun daerah ini bersama-sama,” tegasnya.

Menurutnya, reses adalah bagian penting dari tugas legislator dalam menyampaikan suara rakyat kepada pemerintah. Ia berharap masyarakat terus berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi agar pembangunan di Dapil V (Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe) dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan warga.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat merasa lebih didengar dan memiliki harapan besar terhadap realisasi aspirasi yang telah mereka sampaikan. Muhammad Raji Firdana menegaskan bahwa dirinya bersama anggota DPRA lainnya akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur legislatif. [Parlementaria]