Advertorial

Masyarakat Kota Banda Aceh Waspada Isu Hoak Akan Terjerat UU ITE

WhatsApp-Image-2022-06-01-at-11.38.25
Ukuran Font
A A 100%

BERITAACEH, Banda Aceh | Masayarakat Kota Banda Aceh harus mewaspadai isu-isu Hoak yang disebarkan melalui Medsos. Pasalnya banyak isu-isu Hoaks yang berkembang di Media Sosila (Medsos) mengudang amarah, saat menonton unggahan yang diunggah ke Medsos yang tak bertanggung jawab, Minggu, (4/2/2024).

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Heri Julius menegaskan, penyebar hoaks itu disebarkan melalui media sosial hingga grup-grup komunikasi whatsapp. Imbasnya, banyak orang mulai termakan oleh kabar bohong ini.

“Ini sangat disayangkan. Isu Hoaks itu menjadi isu kegaduhan Masyarakat Kota Banda Aceh, Isu Hoaks yang disebarkan adalah terkait kriminal pembegalan, bahkan masyarat dapat membakar emosi setalah melihat atau menonton Vidio,” tegasnya, Politisi Partai NasDem, juga Caleg DPRA Dapil 1 nomor urut 2.

Menurut Heri Julius, Masyarakat Kota Banda Aceh harus mewaspadai menyikapi isu-isu Hoaks yang disebarkan melalui Medsos. Apalagi mengomentari dan menyebarkan grup-grup komunikasi whatsapp, apalagi mengomentari tentang isu hoaks yang disebar.

“Masyarakat harus hati. Apalagi mengementari hal-hal negative,” ungkap.

Sambung Heri, Isu Hoaks yang disebarkan adalah terkait kriminal pembegalan, bahkan masyarat dapat membakar emosi setalah melihat atau menonton Vidio. Isu Hoaks menjadi isu kegaduhan Masyarakat Kota Banda Aceh, itu sebab masyarat harus berhati-hati, menggunakan Medsos dapat terjerat dengan Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Saya ingatkan Masyarakat harus hat-hati menyingkap Hoaks yang disebarkan ke Medsos,”

Dia menjelaskan isu Hoaks yang disebarkan ke Medsos itu, dapat mengganggu ketertiban Masyarakat di Kota Banda Aceh. Itu sebab Warga Kota Banda Aceh engan beraktifitas di malam hari.

“Gara-gara Hoaks masyarakat jadi korban. Akan berdampak pertumbuhan ekonomi Masyarakat Kota Banda Aceh,” ungkapnya. [Advertorial]