Aceh Besar | Dalam Rangka memperingati dua dekade bencana tsunami, warga Gampong Saney, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, mengadakan doa bersama dan kenduri laot, Kamis, (26/12/2024)
Selain berdoa bersama untuk syuhada tsunami, acara yang digelar di pantai gampong tersebut juga mengudang anak-anak yatim dalam kecamatan untuk makan bersama.
Tamrin (47) panglima laot mengatakan momentum peringatan tsunami kali ini terselengarakan berkat dukungan Gampong Saney dan nelayan dan pelaku usaha nelayan di Lhok Saney.
“Tentunya kita berharap, melalui doa bersama dan kaduri ini jadi doa yang menyejukan bagi para keluarga maupun saudara kita yang menjadi korban tsunami,” katanya.
Gampong Saney sendiri menurut Keuchik Gampong Saney, Nazzaruddin (43) sangat parah di hempas tsunami dan mengakibatkan korban jiwa hampir 80 persen warganya.
“Tsunami menyiksakan sedikit saksi hidup yang melihat langsung bagaimana gelombang laut yang meluluhlatakan gampong kami dan menyebabkan korban jiwa. Tentu dalam peingatan ini, rindu ini kami balas dengan doa untuk seluruh korban,” terangnya.
Tsunami atau Ie Beuna dalam Bahasa Aceh telah merengut 227,898 korban jiwa. Kini tepat 20 tahun banyak masyarakat Aceh yang mengingatnya dengan berbagai kegiatan keagamaan.(Organik)
















