Partai Gabthat Bahas Konsekwensi Peradaban Politik Islami

BERITAACEH.co Banda Aceh | Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha’at Dan Taqwa (Gabthat) daerah pemilihan (Dapil I),

membahas konsepwensi peradaban politik yang islami, pada acara silaturahmi, menjelang verifikasi faktual.

Ketua DPD Kota Banda Tgk Rizwan M. Nur mengatakan, tahap demi tahap telah berjalan, sukses tahapan administrasi politik. Namun dalam hal ini juga akan memfokuskan tahapan verifikasi faktual.

“Saat ini sedang membenah persiapan dan kesiapan menjelang verifikasi Partai vaktual,” jelasnya, Minggu, (25/9/2022).

Keberadaan Partai Gabthat kata Dia, sebagai falsafah hakikat orang mukmin. Sebab pemikiran orang mukmin, tak hanya memikirkan untuk diri sendiri, akan tetapi untuk umat islam.

“Ketika orang mukmin bangun tidur. Pasti banyak akan dipikirkan ke umat, bangsa dan negara, tak hanya untuk keluarganya sendiri, itulah idiologi Gabthat,” ungkapnya.

Sementara ketua pengurus daerah (DPD) Aceh Besar Tgk Ilyas atau Abi Saree, menyebutkan, konsep Gabthat hanyalah partai akan memperjuangkan ahlulsunah Waljama,ah di Aceh, yang berpegangan kepada kalimah tauhid.

“Sehebat apapun. Hanyalah dengan kalimah tauhid, manusia dapat menyatukan,” tegasnya.

Sementara ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gabthat Tgk Tajuddin lebih dikenal Abi Lambisang menyebutkan, non muslim paling ditakuti adalah peradaban Islam itu berkembang.

“Peradaban itu dapat merubah pola sistem Islam. Disitulah orang kafir takut,” katanya.

Disisi lain, perubahan sistem politik islami harus diperjuangkan dan ditegakkan, tujuannya untuk menyelamatkan aqidah generasi Islam.

“Orang Islam takut dengan Islam. Bagaimana berkembang,” ungkapnya.

Pada acara silaturahmi dewan pengurus daerah (DPD) dan dewan Pengurus Cabang (DPC) meliputi, Kita Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Sabang, di Balai Makam Syiah Kuala Banda Aceh.