Politik

PKS Aceh Rayakan Milad ke-24, Perkuat Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi Berbasis Masyarakat

IMG-20260430-WA0005
Ukuran Font
A A 100%

Banda Aceh – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aceh memperingati Milad ke-24 dengan mengusung tema “Bersama Rakyat, Menguatkan Ketahanan Aceh Indonesia”. Peringatan tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan diwujudkan melalui berbagai program nyata yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

Ketua Panitia Milad ke-24 PKS Aceh, , menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan dirancang sebagai gerakan terstruktur dari tingkat pusat hingga kader di akar rumput.

“Milad PKS ke-24 bukan sekadar selebrasi, tetapi gerakan nyata yang merakyat, sederhana, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Zulfikar, Rabu (28/4/2026).

Ia menegaskan, dinamika geopolitik global yang tidak menentu, tekanan ekonomi, serta ancaman krisis pangan dan energi menjadi tantangan serius yang perlu direspons secara konkret. Karena itu, PKS menitikberatkan penguatan ketahanan berbasis keluarga dan komunitas sebagai fondasi utama

Dalam peringatan milad tahun ini, PKS Aceh mengusung tiga pilar utama, yaitu ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, dan ketahanan energi.

Pada sektor ekonomi, PKS mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk optimalisasi pemasaran berbasis digital. Di bidang pangan, fokus diarahkan pada kemandirian melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Sementara itu, ketahanan energi didorong lewat inovasi energi terbarukan, seperti pemanfaatan tenaga surya skala rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peluncuran gerakan ketahanan pangan berbasis pemanfaatan pekarangan rumah. Program ini mengajak masyarakat menanam kebutuhan pangan secara mandiri di lingkungan tempat tinggal.

Selain itu, PKS Aceh juga menggelar forum group discussion (FGD) yang membahas isu strategis ekonomi, pangan, dan energi dengan menghadirkan sejumlah pejabat publik dari PKS, termasuk anggota DPR Aceh.

Kegiatan lain yang turut digelar antara lain pelatihan urban farming di kamiKITA Community Center, Gampong Mulia, Banda Aceh. Pelatihan ini mencakup pengolahan limbah rumah tangga, pembuatan media tanam sehat, produksi kompos, pengolahan pupuk kandang, hingga teknik pembenihan dan pemindahan bibit tanaman sayuran.

Selanjutnya, kegiatan panen padi dan pelatihan budidaya ayam petelur akan dilaksanakan di Gampong Blangkrueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Agenda ini direncanakan dihadiri oleh anggota DPR RI, , yang sekaligus membuka acara.

Tak hanya itu, kegiatan tanam padi perdana musim gadu juga akan digelar di Gampong Blang Cut, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, bersama kelompok wanita tani setempat.

Puncak peringatan Milad ke-24 PKS Aceh dijadwalkan berlangsung pada 14 Mei 2026 di . Acara ini akan diramaikan dengan berbagai kegiatan, seperti senam Nusantara dan bazar UMKM bertajuk “Pasar Kita Semua (PaKiS)”.

Selain itu, akan ditampilkan video inspiratif terkait ketahanan ekonomi, pangan, dan energi, termasuk dokumentasi terbaik pemanfaatan pekarangan rumah oleh masyarakat.

Zulfikar menegaskan, melalui momentum milad ini, PKS ingin menunjukkan komitmen nyata, tidak hanya sebatas wacana.

“PKS tidak hanya berbicara, tetapi langsung berpraktik dan mendukung program nasional, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader dan masyarakat Aceh untuk mulai membangun kemandirian dari lingkup keluarga.

“Di tengah kondisi global yang tidak menentu, minimal setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Ini bisa dimulai dari langkah kecil, seperti memanfaatkan pekarangan rumah,” pungkasnya.

PKS Aceh, lanjutnya, akan terus berkomitmen mendukung penguatan sektor strategis, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga pengembangan UMKM sebagai fondasi ekonomi masyarakat.