BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melantik dan mengambil sumpah 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh. Prosesi pelantikan berlangsung di Anjungan Mata Banda Aceh, Senin (26/01/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar rotasi administratif, tetapi merupakan amanah negara sebagai pemimpin pembelajaran.
“Jabatan kepala sekolah adalah amanah besar. Bapak dan Ibu adalah pemimpin pembelajaran sekaligus teladan bagi seluruh warga sekolah dalam membangun budaya belajar yang sehat, disiplin, inklusif, dan berorientasi masa depan,” ujar M. Nasir.
Sekda Aceh juga memberikan apresiasi atas dedikasi para kepala sekolah yang berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan Aceh, termasuk prestasi di tingkat nasional dan dukungan terhadap program beasiswa bagi 93.579 anak yatim di 23 kabupaten/kota.
“Prestasi pendidikan Aceh di tingkat nasional tidak terlepas dari kerja keras kepala sekolah. Terima kasih atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan,” katanya.
Namun, Pemerintah Aceh menyoroti tantangan serius, terutama terkait anak usia 16–18 tahun yang belum menempuh pendidikan formal. Para kepala sekolah diminta aktif melakukan identifikasi dan pendekatan di wilayah masing-masing.
“Jika tidak ditangani secara serius, kondisi ini akan berdampak pada pembangunan ekonomi Aceh di masa depan. Kepala sekolah harus menjadi garda terdepan dalam memastikan anak-anak kita kembali bersekolah,” tegas Sekda.
Selain itu, upaya pemulihan pendidikan pascabencana di beberapa wilayah Aceh juga menjadi fokus pemerintah, termasuk intervensi sarana dan prasarana agar proses belajar mengajar kembali berjalan normal.
Sekda Aceh turut menyinggung kebijakan nasional Makan Bergizi Gratis yang mulai diterapkan sejak 2025 dan diharapkan semakin optimal pada 2026. “Program ini tidak hanya memastikan kecukupan gizi peserta didik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu menangkap peluang ini,” ujarnya.
Pelantikan ini dihadiri asisten pemerintahan keistimewaan Aceh dan kesejahteraan rakyat, Drs. Syakir, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, anggota DPRA, Kepala BKA Aceh, Abd Qahar S.Kom., Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, serta sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh. [adv]
















