News

Percepat Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana, TRG Rhodas Hadirkan Rumah Modular di Aceh Tamiang

IMG-20260614-WA0040
Ukuran Font
A A 100%

ACEH TAMIANG – Upaya percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh terus dilakukan. Salah satu langkah nyata datang dari Rumah Tahan Gempa (RTG) Rhodas yang menghadirkan teknologi rumah modular sebagai solusi pembangunan hunian yang cepat, aman, dan berkualitas bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal layak pascabencana.

‎Inovasi rumah modular tersebut diproduksi oleh PT Mara Pratama Indonesia di bawah kepemimpinan Direktur Utama Marzuki Abdullah. Dalam pelaksanaannya, perusahaan bekerja sama dengan CV Pulo Perkasa yang dipimpin T. Musliadi untuk mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

‎”Berbeda dengan metode konstruksi konvensional yang membutuhkan waktu pengerjaan relatif lama, rumah modular RTG Rhodas diproduksi terlebih dahulu di pabrik melalui proses fabrikasi yang terstandarisasi,” kata Direktur CV Pulo Perkasa yang dipimpin T. Musliadi, Minggu, (14/6/2026).

‎Setelah seluruh komponen selesai dirakit dan melewati pengawasan mutu yang ketat, material kemudian dikirim ke lokasi untuk dipasang dalam waktu yang lebih singkat.

‎Teknologi prefabrikasi ini dinilai mampu menjawab kebutuhan hunian darurat yang bertransformasi menjadi hunian permanen. Selain mempercepat proses pembangunan, sistem tersebut juga tetap mengedepankan kekuatan struktur, keamanan, dan kenyamanan bagi penghuninya.

‎”Keunggulan lainnya, RTG Rhodas telah memperoleh izin serta pengakuan kelayakan teknologi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sehingga kualitas dan ketahanannya telah melalui berbagai tahapan pengujian,” paparnya.

‎Dalam proyek pembangunan huntap di Aceh Tamiang, sebanyak 100 unit rumah ditargetkan selesai dibangun untuk masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana. Seluruh unit tersebut akan berdiri di Desa Matang Teupah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

‎”Pembangunan huntap ini diharapkan menjadi langkah penting dalam proses pemulihan pascabencana, sekaligus memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga,” ungkapnya.

‎Kehadiran rumah modular juga menjadi bukti bahwa inovasi teknologi konstruksi dapat berperan besar dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana.

‎Melalui kolaborasi antara PT Mara Pratama Indonesia dan CV Pulo Perkasa, program pembangunan hunian tetap ini diharapkan mampu mengembalikan kualitas hidup masyarakat serta menjadi model penanganan perumahan pascabencana yang efektif dan berkelanjutan di Aceh.