PIDIE JAYA – Upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Aceh terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan 3.000 liter pupuk cair kepada 21 kelompok tani di Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari program pemberdayaan petani.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor DPD Tani Merdeka Indonesia di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Pidie Jaya, Muslem Marzuki atau yang akrab disapa Adoe, kepada perwakilan kelompok tani penerima manfaat.
Muslem Marzuki mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara DPD Tani Merdeka Indonesia Pidie Jaya dengan PT Bio Energi Rimba sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan hasil produksi pertanian di daerah.
“Walaupun jumlahnya sekitar 3.000 liter, kami berharap bantuan pupuk cair ini dapat memberikan manfaat bagi para petani di Kabupaten Pidie Jaya dan membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian,” kata Muslem.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi petani dan sektor swasta menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu petani memperoleh akses terhadap sarana produksi pertanian yang berkualitas.
Ia menambahkan, Tani Merdeka Indonesia akan terus mendorong terjalinnya kemitraan dengan berbagai pihak agar semakin banyak program yang dapat dirasakan langsung oleh petani, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pendampingan budidaya.
Para kelompok tani penerima bantuan menyambut baik program tersebut. Mereka berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut untuk membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen di tengah tantangan sektor pertanian.
Penyaluran pupuk cair ini menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas pertanian di Kabupaten Pidie Jaya, yang merupakan salah satu daerah sentra pangan di Aceh. Dukungan terhadap petani dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung program penguatan ketahanan pangan nasional.

