News

Tim Aceh Menang Dramatis 2-1 atas Jabar, Amankan Juara Grup A, Pj Gubernur Tambahkan Bonus

tim_aceh_menang_dramatis_21_atas_jabar_amankan_juara_grup_a_sepak_bola_pon_2024_840x576
Ukuran Font
A A 100%

BERITAACEH, Banda Aceh | Tim Aceh berhasil mengalahkan tim Jawa Barat dengan skor 2-1 dalam laga pamungkas grup A cabang olahraga sepak bola putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Pertandingan yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Selasa (10/9/2024) malam ini, menjadi penentu juara grup.

Jawa Barat membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-13 melalui gol yang dicetak oleh pemain depan bernomor punggung 12, Marvin Nugraha Hilmansyah. Gol ini sempat membuat tuan rumah tertinggal 0-1.

Namun, hanya berselang tiga menit, Stadion H. Dimurthala bergemuruh ketika pemain Aceh bernomor punggung 30, Akmal Juanda, berhasil menyamakan kedudukan dengan tendangan keras yang menghujam gawang Jawa Barat. Gol ini membangkitkan semangat tim Aceh. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai, ketika wasit Hafiz Kurniatama dari Pekan Baru meniup peluit tanda turun minum.

Di babak kedua, tim Aceh terus menekan pertahanan Jawa Barat. Gol kemenangan Aceh tercipta pada menit ke-62 melalui Herdiansyah, memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan.

Setelah itu, Jawa Barat berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan kokoh Aceh membuat upaya tersebut sia-sia. Berbagai peluang yang diciptakan Jawa Barat tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Jalannya pertandingan

Meski sudah tidak menentukan karena kedua tim sudah dipastikan lolos ke babak perempat final, namun pertandingan tetap berlangsung dengan tensi tinggi, karena kedua tim mengejar gengsi sebagai juara grup.

Para penonton, khususnya fans Aceh juga terlihat sangat antusias mendukung kesebelasan kesayangannya. Jumlah penonton bahkan melebihi tempat duduk yang tersedia.

Tensi tinggi bahkan sudah terjadi sejak awal laga. Tuan rumah justru tertinggal lebih dulu. Tepat di menit ke-13, pemain Jabar Marvin, berhasil membobol gawang Aceh melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.

Namun kesebelasan Aceh merespon cepat. Hanya berselang 2 menit, tepatnya di menit ke 15, Aceh berhasil membalas melalui Akmal. Akmal membobol gawang kesebelasan Jawa Barat dengan aksi ciamik.

Menggocek beberapa pemain bertahan lawan, Akmal mengakhiri aksinya dengan sebuah tendangan terukur yang mengoyak jala gawang Jabar. Skor pun berubah 1-1.

Tensi pertandingan masih cukup tinggi, namun tak ada lagi gol yang tercipta di sisa babak pertama. Hingga wasit meniup peluit panjang  skor tetap sama kuat.

Saat jeda, Pj Gubernur Aceh gak lupa menyemangati para penonton. Sejumlah jersey Aceh dibagikan Gubernur dan Istri. Gemuruh sorak sorai penonton yang berebut mendapatkan baju pun menghema di sekitar tribun utama Stadion H Dimurthala.

Memasuki babak kedua, Aceh mencoba kembali membangun serangan, demi menambah pundi gol agar gengsi sebagai juara grup tercapai.

Melalui kerjasama apik para pemain, Aceh mampu menambah gol. Tepatnya di menit ke-61. Herdiansyah berhasil menggandakan keunggulan Aceh. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Jabar, Herdiansyah menceplos gawang Jabar hanya dengan sedikit sentuhan manis.

Gol yang dinanti tersebut pun membuat gemuruh Dimurthala. Pj Gubernur Aceh beserta Istri larut dalam euforia bersama ribuan penonton yang memadati Stadion H Dimurthala. Bersorak sorai merayakan gol Herdiansyah.

Usai kebobolan, Jabar mencoba bangkit dengan kembali membangun serangan. Namun kokohnya pertahanan Aceh membuat serangan mereka berakhir di kaki-kaki bek kesebelasan Aceh.

Meski telah unggul, namun Aceh tak mengendurkan serangan. Beberapa peluang juga berhasil diciptakan Heriansyah dan kawan-kawan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap tidak berubah 2-1 untuk kemenangan Aceh.

Kepala Pelatih Tim Sepak Bola PON Aceh, Rasiman, mengakui bahwa timnya sempat kecolongan di menit-menit awal pertandingan.

“Banyak bola hilang dari penguasaan sehingga dimanfaatkan oleh tim Jabar. Namun setelah kita menyamakan kedudukan, ritme permainan mulai kita kuasai sehingga bisa mengontrol jalannya pertandingan dan menambah gol di babak kedua,” ujar Rasiman.

Rasiman mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan ini dan berterima kasih kepada masyarakat Aceh yang terus memberikan dukungan. “Tentu kemenangan ini berkat kerja keras tim yang solid bermain hingga 90 menit,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelatih Tim Sepak Bola PON Jawa Barat, Didin Wahyudin, memberikan pujian atas pertahanan kokoh tim Aceh yang sulit ditembus. “Kita sudah berupaya mengambil inisiatif serangan. Ada beberapa peluang, namun kokohnya pertahanan tim Aceh membuat kita tidak mencetak gol,” katanya.

Kedua tim, Aceh dan Jawa Barat, telah memastikan diri lolos ke babak delapan besar. Aceh mengunci juara grup A dengan tiga kali kemenangan melawan Banten, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat.

Sementara Jawa Barat menjadi runner-up dengan satu kali kemenangan melawan Banten, satu kali seri melawan Sulsel, dan satu kali kekalahan dari Aceh. 

PJ Gubernur Aceh Tambah Bonus

Penjabat Gubernur Aceh Safrizal ZA, kembali memberi bonus kepada kesebelasan Aceh. Bonus tersebut diberikan Safrizal, usai menyaksikan langsung pertandingan babak penyisihan grup A cabang olahraga Sepak Bola PON XXI, antara Aceh melawan Jawa Barat, di Stadion H Dimurthala Lampineung.

Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Pj Gubernur Aceh yang turut didampingi Istri Safriati, langsung masuk ke lapangan pertandingan dan larut bersama dalam euforia kemenangan, sambil menyapa satu persatu pemain dan official.

“Alhamdulillah, kita berhasil menang lagi dan memuncaki grup A cabor Sepak Bola. Ini merupakan kemenangan yang patut kita rayakan sebagai apresiasi pada diri serta sarana penyemangat,” ujar Safrizal.

“Namun, tentu kita tidak boleh terlalu larut, pertandingan selanjutnya tentu akan semakin berat karena kita menghadapi tim terbaik di grup lain,” imbuh Safrizal mengingatkan.