BERITAACEH, Pidie – Pejabat Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto, mengapresiasi terkait kegiatan uji kemampuan berhitung yang dipelopori olah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK), kegiatan untuk mendukung program ekstra kurikuler pengembangan potensi para pelajar di daerah ini.
“Sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami Pemerintah Kabupaten Pidie atas partisipasi mahasiswa-mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dalam menyelenggarakan kegiatan positif di bidang keilmuan ini,” terang PJ Wahyudi, Minggu, (3/9/2023).
Sambung Wahyudi, kewajiban menuntut ilmu telah diterangkan dalam Al-Quran dan Hadits. Belajar merupakan sebuah kewajiban bagi setiap manusia, karena dengan belajar manusia bisa meningkatkan kemampuan dirinya.
“Tuntutan Ilmu hingga ke negeri Sin, itu hadis Nabi. Semoga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi pelajaran bagi siswa-siswi semua,” ungkapnya.
Dengan belajar Tambah Pj Wahyudi, manusia juga dapat mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak ia ketahui dan dalam agama Islam sudah dijelaskan keutamaan bagi para penuntut ilmu.
“Kiranya ini menjadi acuan bagi kita untuk dapat belajar terus dan kita tingkatkan dengan berbagai macam cara baik melalui membaca, menulis, mengikuti pengajian, kursus-kursus dan sebagainya,” harap Wahyudi.
Pemerintah Kabupaten Pidie sangat mendukung program-program ekstra kurikuler yang seperti ini, karena sangat membantu dalam pengembangan potensi para pelajar di daerah ini.
“Semua adik-adik harus butuh kecakapan yang optimal untuk menghadapi kemajuan ke depan yang sangat kompetitif,” tegasnya.
Menurut Wahyu, uji kegiatan kemampuan berhitung yang dimotori oleh mahasiswa Fakultas Teknik USK, merupakan generasi penerus bangsa, yang diharapkan memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan fisik yang kuat, diharapkan dapat terjalinnya silaturrahmi antar siswa dan menjadi ajang untuk menggali potensi siswa.
“Saya juga berharap kegiatan ini tidaklah semata-mata untuk memperoleh juara, akan tetapi untuk melihat sejauh mana prestasi dan bakat siswa-siswi di Kabupaten Pidie,” Tutup PJ Wahyudi.




