BANDA ACEH — Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat dan dominasi bank-bank besar nasional, sebuah pencapaian membanggakan datang dari Tanah Rencong. berhasil menorehkan prestasi internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks 2026 versi majalah bisnis dunia, .
Pengakuan bergengsi yang diumumkan pada 8 April 2026 itu merupakan hasil kolaborasi Forbes bersama lembaga riset global . Dalam daftar tersebut, Bank Aceh menjadi salah satu dari 18 bank di Indonesia yang dinilai sebagai bank terbaik berdasarkan pengalaman dan kepuasan nasabah.
Lebih membanggakan lagi, Bank Aceh menempati posisi ke-11 nasional, sekaligus menjadi satu dari hanya tiga Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia yang mampu menembus daftar bergengsi tersebut. Dua BPD lain yang turut masuk dalam daftar ialah dan .
Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa bank daerah tidak lagi dipandang sebelah mata. Dengan transformasi layanan dan penguatan digitalisasi, bank milik masyarakat Aceh itu berhasil menunjukkan daya saing di level nasional bahkan internasional.
Penilaian Forbes dilakukan melalui survei independen terhadap lebih dari 54 ribu responden di 34 negara dengan 17 bahasa berbeda. Survei tersebut mengukur sejumlah indikator penting, mulai dari tingkat kepercayaan nasabah, kualitas layanan digital, pelayanan pelanggan, kemudahan akses, hingga kualitas solusi keuangan yang diberikan bank kepada masyarakat.
Direktur Utama Bank Aceh, , menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan masyarakat Aceh yang terus mendukung perjalanan transformasi Bank Aceh.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat transformasi digital, dan menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Fadhil, pencapaian tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti bahwa lembaga keuangan daerah mampu berkembang dan bersaing melalui inovasi yang berfokus pada kebutuhan nasabah.
Di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital, Bank Aceh terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari pengembangan mobile banking, peningkatan kualitas pelayanan di kantor cabang, hingga memperluas inklusi keuangan syariah di Aceh.
Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh. Sebab, di tengah arus modernisasi sektor keuangan, bank daerah berbasis syariah itu mampu menjaga kepercayaan publik sambil terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.
Masuknya Bank Aceh dalam daftar World’s Best Banks 2026 menjadi catatan penting bahwa dari ujung barat Indonesia, sebuah bank daerah mampu berbicara di panggung dunia.
















