Ekonomi

‎Hj. Efiaty Z: Alue Naga Sangat Layak Jadi Pusat Industri Periklanan Baru di Banda Aceh

images (1)
Ukuran Font
A A 100%

BANDA ACEH – Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan industri kreatif, khususnya di sektor periklanan. Letaknya yang strategis serta didukung sumber daya alam dan manusia menjadi modal kuat bagi pengembangan tersebut.

‎Sekretaris Fraksi NasDem DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty Z, A.Md, menegaskan bahwa Alue Naga memiliki keunggulan geografis yang jarang dimiliki kawasan lain. Berada di wilayah pesisir dengan hamparan lahan luas, kawasan ini dinilai sangat ideal untuk pengembangan industri berbasis visual dan kreatif.

‎“Alue Naga memiliki ruang terbuka yang luas dan fleksibel, sangat mendukung untuk aktivitas industri periklanan modern,” ujar Efiaty, Selasa, (14/4)

‎Tak hanya itu, kedekatan Alue Naga dengan pusat Kota Banda Aceh serta keberadaan institusi pendidikan ternama seperti Universitas Syiah Kuala menjadi nilai tambah tersendiri. Menurutnya, hal ini membuka peluang besar dalam penyediaan sumber daya manusia muda yang kreatif dan inovatif.

‎“Ini menjadi faktor penting dalam mendorong tumbuhnya industri kreatif, khususnya periklanan yang saat ini berkembang pesat,” tambah politisi NasDem tersebut.

‎Selama ini, potensi ekonomi Alue Naga juga telah terlihat dari aktivitas masyarakat di sektor kelautan, seperti budidaya tiram dan perikanan tradisional. Ditambah dengan pengolahan hasil laut, kawasan ini terus menunjukkan peningkatan nilai ekonomi bagi warga setempat.

‎Di sisi lain, pesona wisata pesisir Alue Naga turut menjadi daya tarik yang tidak bisa diabaikan. Pantainya yang luas dan alami dinilai sangat potensial untuk mendukung berbagai kegiatan kreatif, mulai dari produksi konten visual, fotografi, hingga periklanan luar ruang (outdoor).

‎“Kombinasi lanskap alam, akses yang mudah, serta kedekatan dengan pusat pendidikan menjadikan Alue Naga sangat potensial sebagai kawasan industri periklanan berbasis kreatif,” jelasnya.

‎EfiatyEfiaty menekankan, apabila dikelola secara serius dan terencana, Alue Naga tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga berpotensi menjadi pusat industri kreatif baru di Banda Aceh yang mampu bersaing di tingkat regional.

‎“Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan. Dengan perencanaan yang matang, Alue Naga bisa menjadi ikon baru industri kreatif di Banda Aceh,” pungkasnya. [adv]