Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2025 di Banda Aceh

gambar_whatsapp_2025-09-24_pukul_230638_b0d7b4de1
Ukuran Font
A A 100%

BANDA ACEH – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, yang akrab disapa Syech Muharram, turut menabuh beduk bersama para pejabat Pemerintah Aceh dan anggota DPRA sebagai tanda dibukanya Meuseuraya Festival 2025, yang digelar di Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Kota Banda Aceh, Rabu malam (24/9/2025).

Festival yang berlangsung hingga 28 September ini menjadi ajang edukasi, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat Aceh melalui kolaborasi lintas sektor.

Bupati Aceh Besar hadir didampingi Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari. Dalam sambutannya, Syech Muharram mengapresiasi langkah Bank Indonesia bersama Pemerintah Aceh dan mitra strategis lainnya atas terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam membangun ekosistem ekonomi syariah berbasis budaya dan kearifan lokal.

“Meuseuraya Festival adalah momentum penting untuk memperlihatkan potensi Aceh di berbagai sektor. Saya berharap ajang ini bisa melahirkan UMKM yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, namun tetap berlandaskan nilai-nilai syariah,” ujar Bupati.

Festival tahun ini mengusung tema Kolaborasi Meningkatkan Daya Saing Aceh melalui Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Inklusif, Digital, dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini menghadirkan 120 UMKM binaan Bank Indonesia serta mitra strategis seperti Dekranasda, pemerintah daerah, dan perbankan.

Seluruh transaksi dalam festival menggunakan sistem non-tunai berbasis QRIS, sejalan dengan semangat digitalisasi ekonomi yang inklusif dan modern.

Bupati Muharram juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk menggerakkan perekonomian daerah. Ia menyebut, UMKM perlu didorong agar naik kelas dan mampu membuka lapangan kerja baru yang berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi dan digitalisasi, kita bisa memperkuat kemandirian ekonomi lokal. Ini bagian dari ikhtiar besar kita membangun masa depan Aceh yang lebih mandiri dan kompetitif,” ungkapnya.

Selain pameran UMKM, festival juga diramaikan dengan berbagai agenda seperti seminar, business matching, pertunjukan seni budaya Islami, workshop kewirausahaan, Aceh Fashion Collaboration, kompetisi syariah, hingga QRIS Fun Walk. Kehadiran kegiatan-kegiatan ini diharapkan menjadi magnet bagi masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal dan mendukung ekonomi kreatif.

Syech Muharram turut mengajak masyarakat untuk meramaikan festival tersebut.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan berbelanja produk UMKM. Mari kita dukung bersama agar ekonomi Aceh semakin tumbuh, maju, dan berdaya saing,” pungkasnya.