Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menerima kunjungan kerja dan koordinasi lintas sektor dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam rangka memperkuat sinergi pembangunan sektor kesehatan di Aceh
Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dalam rangka koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Aceh Barat. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Ketua DPRA, Banda Aceh, Selasa (6/1).
Kunjungan tersebut secara khusus membahas dukungan politik dan penganggaran guna mempercepat pembangunan RS Regional, yang direncanakan menjadi rumah sakit rujukan utama bagi wilayah Barat–Selatan Aceh.
Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut dinilai strategis dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat serta mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke daerah lain maupun ke luar provinsi.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dipimpin Bupati Aceh Barat, Tarmizi, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten II, unsur pimpinan dan anggota DPRK Aceh Barat, Kepala Dinas Kesehatan, manajemen RSUD Cut Nyak Dhien, serta Ketua Dewan Pengawas RSUD Cut Nyak Dhien.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Aceh Barat memaparkan progres pembangunan, kebutuhan anggaran lanjutan, serta sejumlah tantangan teknis dan administratif yang dihadapi untuk memenuhi standar rumah sakit rujukan regional.
Wakil Ketua DPRA, anggota Komisi V yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan rakyat, para ketua fraksi, serta Sekretaris DPRA.
“Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk menyelaraskan perencanaan daerah dengan kebijakan dan kapasitas fiskal Pemerintah Aceh,” kata Ali Basrah.
Pemkab Aceh Barat menargetkan pembangunan RS Regional dapat diselesaikan dan diresmikan pada 2028. Untuk mencapai target itu, diperlukan dukungan anggaran berkelanjutan serta komitmen bersama antara pemerintah kabupaten, Pemerintah Aceh, dan DPRA.
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan dan anggota DPRA menyatakan dukungan serta komitmen untuk mengawal percepatan pembangunan RS Regional Aceh Barat.
“DPRA menilai proyek tersebut sebagai program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pemerataan layanan kesehatan di kawasan Barat–Selatan Aceh,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, DPRA akan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan Pemerintah Aceh guna membahas realisasi dukungan anggaran, skema pembiayaan, serta langkah konkret agar pembangunan RS Regional Aceh Barat berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan. [Parlementaria].
















