Banda Aceh | Aggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) H Heri Julius terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Hapkido Aceh, setelah mendapatkan dukungan penuh dari perwakilan kabupaten/kota melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke III, pada Sabtu 15 Februari 2025, di Hotel Rajawali, Banda Aceh.
Ketua Panitia Musda ke III mengatakan, kegiatan Musda seluruh peserta menyampaikan berbagai pandangan dan pendapatnya untuk kemajuan dan pengembangan olahraga beladiri Hapkido ini menuju prestasi, baik lokal, nasional maupun internasional.
“Semua pengurus di daerah untuk sama-sama memajukan olahraga bela diri tersebut, agar dapat berkembang dan dapat mengharumkan nama daerah Aceh dengan berbagai prestasi di berbagai event,” katanya.
Sementara Heri Julius mengcukapkan terimaksih momen yang sangat bersejarah dan penuh makna.
“Bagi saya pribadi yang telah terpilih untuk mengemban amanah baru,” katanya.
Heri menambahkan, dipercaya menjadi Ketua Pengprov Hapkido Aceh dalam periode ini. Tentu ini bukanlah tugas yang ringan. Namun tetap berkomitmen untuk menjalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Saya, tanpa dukungan dari semua pihak, tentu saya tidak akan bisa mencapai titik ini,” paparnya.
Dia menjelaskan, Hapkido adalah seni bela diri asal Korea yang mencakup hampir semua jenis bela diri di dalamnya. Hapkido memiliki tiga prinsip utama yaitu Hwa (Harmonis), Won (Melingkar), dan Yu (Mengalir).
Pada PON XXI Aceh-Sumut yang lalu, cabang olahraga Hapkido ini baru pertama kali secara resmi dipertandingkan, dan atlet dari Aceh berhasil meraih medali emas Perdana Cabang Olahraga Hapkido.
“Saya rasa itu merupakan suatu pencapaian yang benar-benar sangat membanggakan dan motivasi bagi kita semua untuk dapat lebih menggali potensi-potensi atlet-atlet dalam cabang olahraga seni bela diri yang memanfaatkan kekuatan lawan tanpa melawan kekerasan dengan kekerasan ini,” paparnya.
Amanah untuk menjadi ketua adalah kepercayaan anggota, tujuan yang sama, yaitu untuk membawa cabang olahraga bergengsi ini ke arah yang lebih baik dan lebih maju.
“Saya berat jika dilakukan sendiri namun saya harapkan kerjasama dan masukan para bapak/ibu dan unsur terkait untuk melaksanakan visi dan misi Hapkido Aceh,” tegasnya.
Sementara Wakil Ketua Umum Hapkido Indonesia Windi Nugroho Sahib mengatakan, Provinsi Aceh memiliki poten yang luas biasa. Dimana pada Pada PON XXI Aceh-Sumut, atlit Aceh mampu menunjukkan kemampuan bersaig seacara nasional.
“Jadi Atlit sudah hebat-hebat, hanya dipoles sedikit saja,” tegasnya, secara singkat.



















