Banda Aceh – Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah, S.E., menghadiri penutupan Daurah Ramadhan di Masjid Jami’ Al-Hidayah, Gampong Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Minggu (16/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan suci tersebut menjadi wadah pembinaan Al-Qur’an bagi puluhan anak-anak dan remaja di lingkungan setempat.
Kehadiran Irwansyah dalam acara penutupan tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai wujud perhatian terhadap pembinaan generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Pada kesempatan itu, ia turut menyerahkan hadiah kepada para peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kesungguhan mereka selama mengikuti daurah.
Suasana khidmat dan penuh kebanggaan tampak saat para peserta menerima penghargaan, disaksikan oleh orang tua, jamaah, serta pengurus masjid. Momentum tersebut menjadi simbol keberhasilan proses pembinaan yang telah dilalui selama Ramadan.
Dalam sambutannya, Irwansyah menekankan pentingnya menjaga dan melanjutkan hafalan Al-Qur’an yang telah diperoleh, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap adik-adik semua dapat terus menjaga hafalan Al-Qur’an yang telah dipelajari. Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan. Di situlah letak keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam yang akan menjadi penuntun dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Oleh karena itu, kedekatan generasi muda dengan Al-Qur’an perlu terus dipupuk secara berkelanjutan.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, Irwansyah turut mengapresiasi panitia dan pengurus Masjid Jami’ Al-Hidayah yang konsisten menyelenggarakan kegiatan daurah setiap Ramadan. Menurutnya, program seperti ini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan memiliki kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
“Ini adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat. Anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an akan tumbuh menjadi generasi yang kuat secara moral dan spiritual,” tambahnya.
Rangkaian acara penutupan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah yang mengangkat pentingnya menjaga hubungan dengan Al-Qur’an, doa bersama, serta sesi foto bersama yang menutup kegiatan dengan penuh kehangatan.
Nuansa religius dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara, mencerminkan kuatnya tradisi keislaman di tengah masyarakat Gampong Peurada.
Daurah Ramadhan di Masjid Jami’ Al-Hidayah sendiri merupakan agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, serta memahami Al-Qur’an, khususnya bagi generasi muda. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi ruang pembinaan yang melahirkan generasi Qur’ani di Kota Banda Aceh. [adv]
















