BERITAACEH, Gayo Lues – Kejaksaaan Negeri (Kejari) Gayo Lues, melaksanakan kegiatan pendampingan Dinas Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM menggelar pasar murah tanggap inflasi di 11 Kecamatan di Gayo Lues, Selasa (11/4/2023).
Dalam melaksanakan tugas Kajari Gayo Lues didampingi Kasi Datun dan Tim JPN pada saat mendampingi Disperindagkop.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gayo Lues, Ismail Fahmi SH mengatakan, Kajari Gayo Lues, kegiatan Pasar Murah sebagai upaya tanggap inflasi jelang hari raya Idul Fitri akhir bulan mendatang.
Dilanjutkannya, jika rakyat di Kabupaten Gayo Lues tidak seluruhnya memiliki kemampuan ekonomi yang cukup, sehingga sasaran dari kegiatan pasar murah ini adalah mereka yang secara ekonomi masih kurang.
“Dengan harapan adanya pasar murah ini dapat menjadi solusi bagi rakyat yang sulit dalam memenuhi kebutuhan pokok selama ramadhan dan lebaran tahun ini,” sebutnya.
Adapun pendampingan oleh Jaksa Pengacara Negara pada Kejaksaan Negeri Gayo Lues terhadap kegiatan pasar murah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues Nomor : 90/L.1.26/Gph.2/10/2022 Tentang melaksanakan Pendampingan Hukum (Legal Asistance) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues dalam Rangka Pengendalian Inflasi di Kabupaten Gayo Lues dan Surat Kadis Perindagkop dan UKM Surat Perintah Nomor : 510/080/III/2023 perihal pemberitahuan pelaksanaan kegiatan pasar murah.
Sementara, Kepala Disperindagkop Gayo Lues, Syahrul ST MM menyampaikan, masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan Pasar Murah tersebut, dengan digelarnya Pasar Murah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci ramadhan dan menjelang idul fitri 1444 H.
“Pada pasar murah ini masyarakat membeli sembako dengan cara mendaftarkan diri dan akan diberi Kupon lalu dipanggil satu persatu agar masyarakat mendapatkan antrian secara merata guna menghindari adanya pembelian dalam jumlah besar oleh sekelompok orang untuk kepentingan keuntungan pribadi,” sampainya.
Sedangkan untuk harga satuan komoditi yang dijual dengan harga subsidi diantaranya beras volume 37.300 Kg, subsidi sebesar Rp. 5.000,-, gula pasir volume 27.500 Kg, subsidi sebesar Rp. 5.000,-, minyak goreng volume 22.000 Liter, subsidi sebesar Rp. 5.000,-, tepung terigu volume 4.400 Kg subsidi sebesar Rp. 5.000,- dan telur ayam volume 4.400 papan subsidi sebesar Rp. 10.000. [Putera]




