Advertorial

Tuanku Muhammad Raih Elmasudy Duta Qur’an Award IV 2026, Dinilai Aktif Dorong Syiar Al-Qur’an di Pemerintahan

11
Ukuran Font
A A 100%

Banda Aceh — Yayasan Elmasudy Center Indonesia melalui Lembaga Tahfidz, Tahsin, dan Tilawah Al-Qur’an (LT3Q) Elmasudy kembali menggelar Elmasudy Duta Qur’an Award IV Tahun 2026 di Aula Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (12/3/2026).

Ajang penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan syiar dan pendidikan Al-Qur’an di Aceh. Salah satu penerima penghargaan adalah Anggota DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, S.Pd.I., M.Ag., yang dianugerahi kategori Tokoh Penggerak Syiar Al-Qur’an di Pemerintahan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktifnya dalam mendorong penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan pemerintahan serta dukungan terhadap berbagai program pembinaan hafidz yang dijalankan LT3Q Elmasudy.

Dalam kesempatan itu, Tuanku Muhammad menyampaikan apresiasi kepada LT3Q Elmasudy yang dinilainya konsisten dan istiqamah dalam membina generasi Qur’ani di Aceh melalui program daurah dan pendidikan tahfidz yang telah berjalan lebih dari satu dekade.

“Sangat mengapresiasi kiprah LT3Q Elmasudy yang istiqamah dalam membina dan melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an. Hingga wisuda akbar ke-10 ini, mereka terus konsisten menghadirkan cahaya Al-Qur’an bagi generasi muda Aceh,” ujar Tuanku Muhammad.

Ia juga menegaskan pentingnya peran Al-Qur’an dalam membentuk karakter generasi muda, sekaligus mendorong agar semakin banyak anak muda Aceh yang menjadikan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan mereka.

Dalam rangkaian acara tersebut, Tuanku Muhammad turut menyampaikan orasi ilmiah Al-Qur’an di hadapan para peserta wisuda dan tamu undangan. Ia mengajak generasi muda untuk memperkuat kedekatan dengan Al-Qur’an, salah satunya melalui hafalan dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ia juga mendapat kesempatan untuk menguji langsung kemampuan para penghafal Al-Qur’an binaan LT3Q Elmasudy. Ia mengaku kagum dengan capaian para peserta yang tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memahami letak ayat dan surat dengan baik.

“Senang sekali bisa menguji langsung hafalan para peserta. Mereka tidak hanya lancar, tetapi juga memahami posisi ayat dan surat dengan baik. Ini menunjukkan kualitas pembinaan yang sangat serius dan terstruktur,” katanya.

Sementara itu, Direktur Elmas’udy Indonesia, Ustaz Irhamullah Al-Hafiz, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya wisuda Daurah Al-Qur’an Nasional yang telah memasuki tahun ke-10.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Al-Qur’an di Aceh.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung perjuangan kami dalam pendidikan Al-Qur’an. Harapannya, Aceh dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang kuat dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, anggota DPRK, akademisi, tokoh pemuda, pengurus BKM masjid, aktivis sosial, serta para orang tua santri peserta Daurah Al-Qur’an Nasional ke-10 Tahun 2026.

Momentum ini menjadi penegasan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan pemerintah memiliki peran penting dalam memperkuat lahirnya generasi Qur’ani di Aceh. [adv]