Advertorial

Wakil Ketua Komisi III DPRK Desak Penertiban Anjing Liar di Banda Aceh

.jpg
Ukuran Font
A A 100%

Banda Aceh | Tuanku Muhammad mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh segera mengambil langkah tegas terkait meningkatnya jumlah anjing liar yang berkeliaran di sejumlah gampong dalam beberapa waktu terakhir, Kamis, (18/2).

Peningkatan populasi anjing liar tersebut dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan. Sejumlah laporan masyarakat berasal dari Gampong Lamgugob, Gampong Pineung, Gampong Mulia, serta beberapa gampong lainnya di wilayah ibu kota Provinsi Aceh itu.

Menanggapi keluhan tersebut, Tuanku Muhammad yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh meminta Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh (DP2KP) segera melakukan penertiban.

Ia menyebutkan, keberadaan anjing liar tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga telah menimbulkan sejumlah kerugian materiil. “Sudah banyak laporan dari masyarakat. Ada anjing yang masuk ke pekarangan rumah, tempat ibadah, merusak barang-barang seperti sandal dan pakaian, hingga mengacak-acak sampah sebelum diangkut petugas,” ujarnya.

Selain faktor kenyamanan, Tuanku Muhammad juga menyoroti potensi ancaman kesehatan masyarakat, terutama risiko gigitan anjing yang dapat menyebabkan rabies. Ia meminta DP2KP berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengambil langkah konkret dan terukur.

Menurutnya, upaya yang dapat dilakukan antara lain operasi penangkapan, sterilisasi, vaksinasi, maupun relokasi anjing liar, sehingga ketertiban umum tetap terjaga dan potensi penyebaran penyakit dapat dicegah.

Ia juga menambahkan bahwa situasi ini menjadi perhatian khusus di bulan Ramadan, ketika aktivitas masyarakat berlangsung hingga malam hari. Keberadaan anjing liar yang berkeliaran dikhawatirkan mengganggu warga yang hendak maupun pulang dari tempat ibadah.

Komisi III DPRK Banda Aceh berharap pemerintah kota dapat segera merespons keluhan warga dengan langkah cepat dan solutif demi menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat. [adv]